Rote Ndao-TARGETJURNALIS.com-
Langkah yang dilakukan oleh Manajamen PDAM Rote Ndao untuk memperbaiki manajamen cash flow perusahaan dengan membentuk team satuan tugas (task force) yakni penagihan supaya pelanggan yang ditagihannya belum dibayar dapat segera dibayar, seharusnya mendapat dukungan dan diberi apresiasi, demikian yang diharapkan Wakil Ketua DPRD Rote Ndao, Paulus Henuk, SH.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Rote Ndao kepada media lewat pesan WA, Rabu sore, 18 Agustus 2021.
“Langkah PDAM untuk memperbaiki menejemen cash flow perusahaan dengan cara membentuk team satuan tugas (task force) penagihan supaya pelanggan yang tagihannya belum dibayar dapat segera dibayar. Selama ini PDAM dianggap sakit secara keuangan karena antara cash In dan Cash Out nya tidak balance bahkan lebih besar pengeluaran dari pemasukan. Sehingga dalam rangka menyehatkan perusahaan, apa yang dilakukan jajaran PDAM perlu didukung dan diberi apresiasi.” Demikian kata Wakil Ketua Dewan.
Hal senada dikatakan pula oleh Direktur PDAM, yang biasa disapa Pak Falen bahwa dalam team lapangan dibagi 2 (dua) team yakni team untuk penagihan tunggakan dan team kedua sebagai pengecekan/pergantian meteran baru.
Lebih lanjut kepada media beberapa waktu lalu, Direktur PDAM mengatakan bahwa beberapa bulan setelah pembentukan dan team bekerja ternyata secara pemasukan kas (Cash In) mulai terlihat membaik sehingga tentu manajamen juga akan lebih memperhatikan karyawan dalam penggajian/upah mereka serta diharapkan kedepan nanti ada kerja sama yang baik dan didukung oleh semua pihak, agar selama ini PDAM Rote Ndao dianggap hanya merugi bisa bangkit kembali dan tentunya semua ini juga untuk kepuasan pelanggan baik masyarakat umum maupun instansi pemerintah pengguna air PDAM. (TJ/Team)
Editor : Salim Manuain


