Rote Ndao-ntttargetjurnalis.com-
Anggota DPRD dari partai PPP, Helmi Josepha Tolla, memulai masa Reses pertama tahun 2022 bertempat dikediamannya Jl.Pabean Baa Rote hari Kamis 17/03/2022.
Dalam sambutannya anggota dewan yang terkenal familiar ini menjelaskan bahwa tujuan reses adalah mendengar suara dan aspirasi masyarakat yang menjadi Pokir bagi DPRD untuk disampaikan kepada pemerintah agar bersama-sama mewujudkan apa yang diharapkan dan dinginkan oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut ada beberapa usulan dan saran pendapat masyarakat diutarakan antara lain menyangkut infrastruktur jalan serta penghibahan tanah oleh masyarakat yang sampai saat ini belum terlaksana secara baik.
Adapaun Jalan Lingkar Tondao (Desa Nitaso/pemekaran dari kelurahan Metina)-Tulandale, dan semakin rusaknya jalan laut/jalan bawah sepanjang Kelurahan Namodale-Metina serta hibah tanah dari masyarakat untuk pemerintah yang sampai saat ini masih belum ada titik terangnya merupakan beberapa usulan saran dari masyarakat kepada anggota dewan Helmi Josepha Tolla saat melaksanakan Reses.

Begitu pula kerusakan Dermaga Pelabuhan Baa pasca badai Seroja yang mengakibatkan mata pencaharian TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) di pelabuhan menjadi berkurang, serta lampu jalan yang tidak ada sepanjang jalan bawah (pesisir pantai kota Baa), masyarakat dari perwakilan Manamolo-Oeseda mengharapkan akses jalan Manamolo-Oeseda-Dudale (jalan Oli) dimana jika hal tersebut terwujud maka baik dari hasil pertanian dan juga akses ke Baa dapat dilalui dengan waktu singkat, serta pula masyarakat Desa Oeleka mengharapkan adanya tembok penahan pada akses jalan yg mengalami patahan agar segera dibenahi oleh pemerintah, merupakan usulan-usulan masyarakat yang hadir pada Reses anggota dewan dari Partai PPP tersebut.
Menanggapi keluhan dan saran masyarakat dengan berbagai usulan tersebut, anggota dewan yang berasal dari Dapil I, Partai Persatuan Pembangunan ini berjanji akan memberikan masukan kepada pemerintah serta memperjuangkan persoalan tersebut kepada pemerintah. Namun demikian masih menurut nya bahwa masyarakat juga harus memahami bahwa usulan-usulan masyarakat yang diperjuangkan tersebut sudah tentu tidak sekaligus mampu diwujudkan, dikarenakan kemampuan keuangan daerah juga adalah merupakan acuan pemerintah dan DPRD dalam pembahasan usulan-usulan dari masyarakat. Sehingga tentu bertahap dalam menjawab aspirasi dan harapan masyarakat.Jelas Helmi J Tolla. Lebih jauh anggota dewan yang selalu vocal dalam menyuarakan aspirasi masyarakat saat pembahasan dan usulan saat dipersidangan ini mengatakan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat butuh dukungan dan doa dari masyarakat, sehingga apa yang diperjuangkan tepat pada sasaran dan jika sasarannya tepat maka sudah pasti ada asas manfaatnya.
Hadir dalam Reses anggota dewan tersebut antara lain perwakilan masyarakat dari Dapil pemilihan serta tokoh masyarakat sekitar, Metina, Nitaso, Oelunggu, Mokdale, Oematamboli, kader partai pada tingkat Desa sampai Kabupaten serta perwakilan dinas Tehknis terkait. (Salman/TJ)


