Rote Ndao-TARGETJURNALIS.com-
Dalam meningkatkan Ketahanan Pangan masyarakat petani bawang merah, Ibu Siti Nuraini secara langsung berada ditengah-tengah petani bawang merah di Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, turut membantu menangani petani dalam pemasaran hasil-hasil pertanian mereka dalam hal pendistribusian serta memberikan cara bertanam bawang merah secara baik.
Jumad 20 Agustus 2021, ketika mengkofirmasikan kepada media mengatakan, walaupun baru berada di Rote Ndao karena tugas suami sebagai prajurit TNI tepatnya sebagai isteri PasiPers Kodim 1627/ Rote Ndao, beliau begitu mengapresiasi semangat para petani khususnya dalam produktivitas pertanian mereka.

Ketika secara langsung bertemu para petani dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-76 dalam kegiatan berbagi kasih dengan masyarakat petani semangka secara tidak langsung pula berbincang dan berbagi solusi mengenai cara bertani hingga proses pemasaran selesai panen, secara khusus melihat bahwa petani bawang merah perlu dibantu secara berkelanjutan agar baik dari cara bertani mereka, hingga sampai pada pemasarannya benar-benar dapat dinikmati dan mendapat nilai jual yang baik.
Dengan demikian ketahanan pangan masyarakat petani bawang merah menjadi lebih baik dan mampu bertahan bahkan bisa melewati situasi ekonomi yang sulit dimasa pandemi Covid-19 ini.
“Saya akan pelopori terus para petani dan saya akan menghubungi rekan rekan saya yg di Timika, Jayapura, Balikpapan, Samarinda dan Berau sebagai tempat untuk pemasaran hasil pertanian mereka. Situasi pembatasan PPKM memang secara ekonomi dimasa pandemi bisnis petani pedagang bawang merah, membuat penghasilan sangat turun.” Demikian tegas Ibu Siti Nuraini.

Bahkan sebelum pindah ke Rote karena tugas suami kegiatan beliau di Kupang berkaitan erat dengan peternakan dan pertanian berupa 2 Hektar tanah yang dikontrakan dengan telah dilengkapi sumur bor dan peternakan ayam mewujudkan program Pangdam. Namun dengan kondisi dan situasi yang harus membagi waktu mendampingi suami beliau dan tetap semangat dan ingin berbagi dengan masyarakat petani di Rote Ndao.

“Kekuatan petani pedagang harus kita perkuat begitu pula peternakan untuk mewujudkan hidup yg lebih sejahtera.”Ungkap beliau.
Diharapkanya kedepan nanti baik dari stock pembibitan bawang merah, proses tanam, hingga pemasaran hasil panen petani bawang merah bisa dibantu/diajarkan, bahkan tidak tertutup kemungkinan petani dengan hasil produksi lain dan perikanan khususnya nelayan dengan bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta bersinergi agar kehidupan ekonomi masyarakat petani dan nelayan semakin baik dan tentunya sesuai program pemerintah pusat dalam meningkatkan ketahanan pangan petani dan suatu kontribusi yang baik bagi daerah bila semua sudah bisa diatasi secara bersama-sama ditengah situasi pandemi yang melanda ini. (TJ/Tim)


