ROTE NDAO-ntttargetjurnalis.com- Kepedulian kepada masyarakat dan juga sudah merupakan tugas yang di emban sebagai wakil rakyat membuat dirinya begitu fokus dan tidak mementingkan diri sendiri dalam mendengar dan memahami pengaduan masyarakat baik yang sifatnya legalitas maupun society problems (masalah dalam kehidupan sosial masyarakat secara tiba-tiba). Sosok legislator Paulus Henuk, SH, dikenal mempunyai daya responsif cepat menanggapi permasalahan di masyarakat. Persoalan Proyek jalan Ngefak-Oenitas menjadi suatu perhatian khusus Wakil Ketua Dewan DPRD Rote Ndao ini.
Jumad, 14 Oktober 2022, setelah mendengar pengaduan masyarakat tentang pengerjaan Proyek Ngefak-Oenitas yang belum maksimal terutama untuk hotmix dan juga bahu jalan yang belum dipadatkan semuanya. Wakil Ketua II DPRD Rote Ndao ini melakukan kunjungan langsung ke Proyek Jalan Ngefak-Oenitas untuk memenuhi pengaduan masyarakat atas kinerja hasil pekerjaan proyek tersebut, sekaligus ingin memastikan dari dekat Proyek jalan yang menelan biaya miliyaran rupiah dari uang rakyat tersebut.

Setiba di lokasi ditemukan beberapa pekerjaan proyek yang belum tuntas serta masih meninggalkan problem ke depan terutama musim penghujan yang akan datang. Menurut PH sebutan akrab yang dikenal baik dari kalangan eksekutif, legislatif dan masyarakat Rote Ndao pada umumnya mengatakan secara kasat mata masih terdapat titik-titik tertentu yang pemadatan kurang walaupun ada juga yg sudah bagus”. Ungkap Paulus Henuk.
Lebih lanjut Wakil Ketua Dewan asal partai Perindo ini menambahkan, Kwalitas hotmix juga begitu, ada yg cukup halus tapi ada yang kasar sehingga dikuatirkan kalau pemadatan kurang maka saat musim hujan akan cepat turun dan rusak.
“Hal ini saya lihat pada ruas jalan nasional atau propinsi baik dari Oemilan ke arah Oelua maupun ruas jalan yg ke arah rote timur. Ketebalan hotmix tidak sama misalnya dekat pohon-pohon jati terlihat tipis dibanding di lokasi oebela. Bahu jalan masih banyak yg belum dipadatkan. Kalaupun ada yg sudah dipadati bahu jalannya namun belum maksimal.” Demikian Wakil Ketua Dewan.

Dari hasil pantauan tersebut, Wakil ketua Dewan langsung menghubungi pihak kontraktor untuk menjelaskan fakta dari lapangan yang di temukan.
“Saya minta Kontraktor untuk memerintahkan anak buahnya dilapangan untuk perhatikan dengan baik, khususnya pada titik gunung/bukit Loloata yang cukup terjal, dikarenakan bahu jalannya sudah mulai tergerus air hujan karena kurang padat”.

Pada saat yang bersamaan pula beliau mengucapkan terima kasih kepada kontraktor yang bersedia memperbaiki serta mengikuti petunjuk yang disampaikannya.
“Terima kasih buat Bapak yang sudah membantu juga bangun infrastruktur di Rote Ndao. Prinsip saya adalah jalankan tupoksi pengawasan sesuai amanah rakyat.” Ungkap Paulus Henuk dengan penuh santun.
Wakil Ketua Dewan, Paulus Henuk seharusnya pagi ini Sabtu, 15 Oktober 2022 sesuai kode booking yang sudah di dapatnya berangkat melalui Bandara El Tari Kupang ke Jakarta dengan Batik Air, namun karena kepentingan masyarakat begitu penting baginya maka lebih memilih kembali ke Rote hari Jum’ad 14/10/22 kemarin untuk pengaduan masyarakat yang diterimanya.(Salman/TJ)


