ROTE NDAO-ntttargetjurnalis.com– Reses anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao oleh Helmi Josepha Tolla dari Partai Persatuan Pembangunan/PPP, dilaksanakan di kediamannya kompleks pertokoan Jl. Pabean Baa Rote, Jumad malam, 26/08/2022.
Reses yang kali ini merupakan resesnya yang kedua kali setelah yang pertama dilaksanakan Kamis,17/03/2022 lalu. Dalam Reses yang pertama berbagai usulan masyarakat diterima sebagi Pokir DPRD untuk disampaikan kepada pemerintah agar bersama-sama mewujudkan apa yang diharapkan dan dinginkan oleh masyarakat, yang telah disetujui untuk pengerjaanya. Begitu pula Reses kedua malam ini masyarakat yang hadir dari berbagai keterwakilan masyarakat Kecamatan Lobalain dan Kecamatan Rote Barat Laut dan khususnya masyarakat sekitar Kelurahan Metina dan Kelurahan Namodale.
” Reses sudah dua kali dilakukan di tempat kediaman saya, yakni dengan harapan pula masyarakat yang tidak hadir dengan adanya keterwakilan yang hadir dikarenakan kesibukan mereka, sehingga sudah tentu ada titipan usul saran dari mereka , dan ini merupakan hal atau sesuatu yang sangat efektif”. Ujar Helmi.

Salah satu hal yang malam itu terkesan yakni saat Ketua PPP Kabupaten Rote Ndao yang terkenal familiar ini, memaparkan pandangan umum Fraksi Persatuan Pembangunan atau gabungan fraksi PKB dan PPP yang telah disampaikan kepada pemerintah secara terbuka kepada masyarakat, agar masyarakatpun memahami dan mengerti bahwa itulah tugas dan fungsi mereka duduk di DPRD sebagai penyambung aspirasi suara rakyat.
Adapun secara garis besar pandangan umum Fraksi gabungan PKB dan PPP ini antara lain; perlunya perhatian pemerintah pada kontruksi jalan mercusuar (Jalan pantai), jalan lingkar Tondao, perhatian atau atensi pemerintah pada jalan Telkom-Lue, Ba,dale-Maubesi, Tapal batas desa pemekaran desa yang sesuai data awal agar tidak timbul gejolak dalam pembentukan desa yang efektif serta persoalan dana Seroja yang harus sesuai prosedur dan verifikasi data yang benar, sehingga tidak terkesan diskriminatif dan seperti jalan di tempat.
Begitu pula hal-hal lain yang perlu menjadi perhatian pemerintah baik penanganan banjir bagi dampaknya terhadap tanaman hortikultura dan kurangnya dokter dokter ahli dan spesialis pada RSUD Baa.
Atas pandangan tersebut pemerintah menyampaikan apresiasi serta akan berusaha untuk dilaksanakan pada tahun mendatang.
Dalam kegiatan Reses ini pula ada beberapa usul saran warga yang diusulkan seperti masalah tembok penahan yang tidak ada diusulkan warga sebelah kali tepatnya RT 10 yang saat musim penghujan menjadi cemas dan takut jika terjadi longsoran, serta jalan utama sepanjang Tondao (jalan antara Kelurahan Metina dan Desa Nitaso) yang dirasakan sudah tidak layak lagi disebakan kerusakan yang semakin parah dan jembatan Tondao yang perlu penanganan khusus dikarenakan kondisi penurunan jalan/kemiringan sehingga harus segera di perhatikan pemerintah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan sangat membahayakan pengguna jalan yang melewatinya. Begitu pula usulan warga untuk jalan Oedai-Lutulai.
Kegiatan Reses kedua DPRD Kabupaten Rote Ndao yang dilaksanakan dengan batas waktu tanggal 18/08/2022 sampai dengan tanggal 24/08/2022, terpaksa diundur malam ini dikarenakan kondisi kesehatan dari anggota dewan Helmi J Tolla yang juga Ketua Partai Persatuan Pembangunan yang harus di check up (periksa) di Kupang, sehingga baru dapat terlaksana hari ini.

Hadir dalam Reses anggota dewan tersebut antara lain perwakilan masyarakat dari 2 (dua) Kecamatan yakni Kecamatan Lobalain dan Kecamatan RBL serta tokoh masyarakat sekitar, Metina, Namodale, Nitaso, Oelunggu, Mokdale, Oematamboli, kader partai pada tingkat Desa sampai Kabupaten serta perwakilan dinas tehknis terkait dan pegawai pada Sekretariat DPRD Kabupaten Rote Ndao.
(Salman/TJ)


