ROTE NDAO-ntttargetjurnalis.com– Persoalan pemberitaan media tentang kasus suap oleh beberapa media online di Rote Ndao antara seorang kontraktor di Kabupaten Rote Ndao Sonny Henukh dan oknum pegawai Kejaksaan Negeri Rote Ndao, inisial AF yang juga Kasie Intel Kejaksaan akhirnya terungkap bohong/atau hoax, setelah kontraktor yang menjadi Nara sumber dan pusat pemberitaan beberapa media online yakni Sonny Henukh mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi pemberitaan yang menyangkut dirinya dan Kasie Intel Kejaksaan tersebut.
Hari Selasa, 19/07/2022 bertempat di rumah kediaman orang tuanya RT 01/RW 01 Desa Busalangga Timur, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Sonny Henukh mengundang awak media untuk mengklarifikasi pemberitaan yang menurutnya bohong alias hoax oleh beberapa media online tentang dirinya menyuap oknum Kejaksaan Rp.100.000.000;(Seratus Juta Rupiah). Dalam kegiatan jumpa pers yang dihadiri beberapa media online tidak tampak media-media yang memberitakan kasus suap yang terjadi antara oknum kontraktor dan oknum kejaksaan tersebut, untuk dimintai klarifikasi, meskipun sudah di undang melalui pesan What’s App, namun media-media tersebut tidak hadir. Jumpa Pers yang berlangsung molor dari waktu yang ditentukan sesuai undangan karena menunggu media-media yang memberitakan kasus suap tersebut untuk diklarifikasi tak kunjung hadir.
Memulai jumpa pers tersebut Sonny Henukh yang merasa namanya dicatut dalam pemberitaan tersebut meminta maaf kepada para awak media yang hadir, meskipun undangan hanya melalui pesan WA dikarenakan merasa sangat terbebani dengan pemberitaan media-media tersebut dan menghindari fitnah kedepan.
Mengawali jumpa pers Sonny Henuk menjelaskan terkait masalah tersebut beberapa waktu lalu ada seorang wartawan berinisial TA dan dia tidak tahu dari media apa wartawan tersebut menghubunginya untuk mengkonfirmasi masalah penyuapan. Dengan tegas dia menjawab bahwa dia merasa tidak pernah berbuat salah apa dan tidak pernah dipanggil atau berurusan dengan pihak penegak hukum, apalagi dia menyuap oknum Kejaksaan sesuai dengan yang mau dikonfirmasikan oleh wartawan masalah tersebut.
“Silahkan buktikan rekaman tersebut kalau memang hal tersebut ada, silahkan kalau perlu lapor ke pihak yang berwajib dan Lidik biar tidak timbul fitnah” Ucap Sonny Henukh menjawab pertanyaan media soal bukti rekaman yang dimuat media-media online tersebut.
Lebih lanjut ketika media bertanya tentang pernahkah dirinya bertemu dengan Kasi Intel Kejaksaan AF? Sonny Henukh mengatakan pertemuan dengan Kasie Intel Kejaksaan itupun sudah lama seingatnya sekitar tahun 2020 atau 2021dan itupun dilokasi pekerjaan dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) yang waktu itupun ada beberapa rekan bukan dengan dirinya secara pribadi.
Masih dalam kesempatan bertanya oleh para awak media, apakah dia (Sonny Henukh) pernah bertemu setelah pertemuan itu dan apakah benar menyuap oknum Kejaksaan dimaksud? Dengan tegas dia menjawab tidak pernah bertemu Kasie Intel Kejaksaan, hanya sekali saja itu dan dia tidak ada urusan dengan soal suap menyuap apalagi sampai dikatakan menyuap Kasie Intel Kejaksaan Rote Ndao tersebut semua itu tidak benar alias Hoax.
“Semua itu tidak benar dan atas pemberitaan media-media tersebut, saya akan laporkan ke Dewan Pers” Tegas Sonny Henukh.
Dari jumpa pers inipun terkuak bahwa ada wartawan berinisial TA, dan NS yang menghubungi dia terkait masalah kasus penyuapan tersebut namun dia tetap menolak karena memang dia tidak tahu menahu yang dikonfirmasikan. Bahkan ditanyai apakah wartawan berinisial RT dari salah satu media yang memuat berita tentang kasus penyuapan dirinya dimintai uang oleh oknum Kejaksaan tepatnya Kasi Intel Kejaksaan yang berinisial AF meminta konfirmasi terkait berita ini, dengan tegas Sonny Henukh menjawab tidak pernah.
Kasie Intel Kejari Rote Ndao AF dikonfirmasi media mengatakan, “Saya tidak pernah merima suap, oleh atau dari siapapun jika mempunyai bukti silakan dilaporkan kepada pimpinanan atau Jaksa Pengawas di Kejati NTT, Saya pertaruhkan jabatan saya, saya tidak pernah terima suap dari siapapun.”
Jumpa pers diikuti oleh keluarga besar Sonny Henukh untuk memberikan dukungan serta support baginya agar tetap kuat dan mampu hadapi masalah pemberitaan kasus suap yang menerpa dirinya.
Adapun media yang diundang dan hadir dalam jumpa pers antara lain, Pena NTT.com, portalntt.com, Pos Kupang.com, Victory News.com, Timor expres, gaharu news, ntttargetjurnalis.com, KPK News.com, dan rakyatntt.com. (Salman/TJ)


