Rote Ndao-ntttargetjurnalis.com
Natal Pemuda Melenial Leo Modok Kabupaten Rote Ndao, dengan tema “Damai Natal merajut kembali persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai “Modok Mana Pula Palik Tehu Ndolu Modok Malole.”
Acara Natal dan Tahun bersama yang dilaksanakan Kamis, 27 Januari 2022 ini berlangsung di Kelurahan Mokdale, Lingkungan Nusak Lain, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao tepatnya Rumah Bpk Yat P Suek.

Acara berlangsung khidmat dengan syukuran ibadat yang di pimpin Hamba Tuhan Toudenggalilok,M.Th.
Sambutan Bupati Rote Ndao, Paulina Bullu- Haning SE yang diwakilkan kepada staf ahli pembangunan, Frans Daut.SE mengajak Pemuda Melanial Leo Modok Kabupaten Rote Ndao untuk memelihara kerukunan hidup dengan semua umat beragama serta terus menggelorakan semangat sehati, seiman dalam Tuhan. Hidup rukun adalah bagian dari bukti iman kepada Kristus sumber damai sejahtera.
Pada kesempatan ini Bupati Paulina Bullu-Haning berharap agar perayaan Natal Tahun ini jadikan sebagai refleksi iman dan motivasi untuk menciptakan terobosan-terobosan baru dalam hidup kita baik secara fisik maupun mental spiritual demi hari esok yang lebih baik.
“Kita sudah berada di Tahun Baru, tahun 2022.mari kita mengisi dengan karya nyata yang membawa perubahan demi terwujudnya kehidupan yang berkualitas lahir dan bathin”. Demikian Bupati Rote Ndao.
Dalam sambutan Manaleo Modok kabupaten Rote Ndao, Bpk Daud Mandala mengajak pemuda Melenial Leo Modok bersatu. Satu hati untuk berdoa dan bekerja untuk satu tujuan bersama pemerintah untuk menghadirkan kesejahteraan dan satu pikiran bahwa kita adalah sama tidak ada perbedaan karna suku, agama atau golongan. Tidak hanya bersatu malam ini lalu besok terbelah, itu bukan motto Leo modok.

“Mari kita semua Leo Modok, dari pemuda sampai orang tua bersatu seperti pepatah yang mengatakan bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, dan berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, karna dalam Leo modok terdiri dari 25 marga harus memiliki ide- ide kreatif, inovatif untuk memeliki vizi dan misi supaya bisa menyenangkan leluhur Leo modok.” Tegas Maneleo MODOK Rote Ndao.
“Pemuda Melenial Leo Modok harus memperjuangkan sepanjang kaki melangka. Melangkalah terus karena Leo modok yang merupakan sebuah kekuatan, yang memeliki sumber daya manusia dan sumber daya alam dan apabila di kelola dengan baik maka Leo modok ke depan akan maju.” Demikian ajakan dan harapan, Maneleo Modok, Bpk Daud Mandala.
Dalam acara tersebut pembacaan nama-nama marga yang berada dalam Leo Modok, Yaitu :
1.Mandala
2.Bolla
3.Bailao
4.Toulasik
5.Sooai
6.Suek
7.Otto
8.Manuain
9.Ndolu
10.Bella
11.Tomasui
12.Faik
13.Ndun
14.lettek
15.kollo
16.manafe
17.Limbak
18.Batuk
19.Anin
20.Foeh
21.Lonis
22.Tasi
23.Funu
24.fanggidae
25.Tallo.
Acara berlangsung dari awal hingga akhir berjalan khidmat, tertib dan aman dengan menyudahinya bersama-sama dengan Kebalai.
(Team TJ/GN)


