ROTE NDAO-ntttargetjurnalis.com-Makodim 1627/Rote Ndao melaksanakan kegiatan Komsos dengan Komponen Masyarakat Tahun 2022, dalam rangka dialog bersama masyarakat dalam memberikan masukan dan mencari solusi atas kendala yang terjadi di tengah-tengah kehidupan masyarakat khususnya di Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan yang berlangsung Kamis, 28 Juli 2022 bertempat di Aula Serba Guna Kodim 1627/Rote Ndao dengan Tema “Generasi Muda Sebagai Wirausaha Milenial Inovatif Berwawasan Kebangsaan”.
Dalam kesempatan pembukaaan kegiatan tersebut Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol.Inf. Bayu Panji Bangsawan, S. Si, M. Han, dalam sambutannya mengatakan dengan diadakannya kegiatan ini kita semua dapat sama-sama tahu apa yang terjadi di daerah ini dan yang menjadi kendala kita dan bersama-sama kita juga tahu bagaimana solusinya.
“Harapannya kita bersama-sama membesarkan pulau ini. Kita sudah seharusnya melangkah lebih jauh namun ada kendala-kendala yang mungkin menghambatnya, dengan seringnya kita berdialog kita bisa saling memberikan informasi untuk memajukan pulau ini.” Demikian Dandim 1627/Rote Ndao.
Kodim 1627/ Rote Ndao telah melaksanakan program komando untuk mencari sumber-sumber air guna membantu masyarakat petani yakni dengan pengadaan Pompa Hidran.
Sebagai contoh sumber air yang telah di pasangi pompa Hidran di mata air Oefamba. Dengan pompa hidran pada mata air Oefamba telah dapat merubah dan membantu kultur Masyarakat dalam hal bercocok tanam, masyarakat yang biasa bercocok tanam pada saat musim hujan saja, kini pada saat musim panas sudah dapat memanfaatkan pompa hidran tersebut untuk bercocok tanam. Dimana embung mereka tersuplai air dari mata air Oefamba dengan menggunakan pompa hidran tersebut.

Pada kesempatan yang sama Pasi Ter Kodim 1627/Rote Ndao, Kapten.Inf. Horiyanto yang mewakili Dandim karena sesuatu urusan kedinasan untuk melanjutkan kegiatan KomSos tersebut, memberikan materi wawasan kebangsaan dengan secara lugas dan memberikan suasana dialog yang hidup kepada para peserta KomSos tentang bahaya Radikalisme yang merupakan ancaman terutama bagi kaum muda atau Milenial dalam pola pemahaman yang dilakukannya baik indifidu maupun lewat propaganda medsos yang dapat menyesatkan masyarakat tentang bahaya Radikal.
Lanjut pria yang sudah sekitar 12 tahun berdinas di seantero wilayah NTT dan mempunyai pengalaman penugasan di beberapa daerah konflik tanah air ini menjelaskan Radikalisme atau paham radikal bergerak dan tumbuh dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat baik secara ekonomi, politik, dan juga agama. Hal tersebut harus ditangkal dan diantisipasi secara dini dengan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda agar tidak terprovokasi dan terbawa arus radikal yang menyesatkan yang dapat menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat terutama memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan Komsos diikuti oleh peserta dari berbagai komponen masyarakat di wilayah Kodim 1627/Rote Ndao, diantaranya, tokoh masyarakat, adat, agama dan insan Pers di Kabupaten Rote Ndao. (Salman/TJ)


